blog wirausaha wirausahawan,sohupakmet iqbal indonesia indonesia SOHUPAKMET: Masalah bagi hasil
loading...

SOHU mini

SOHU

Minggu, 05 Juli 2020

Masalah bagi hasil


Masalahnya Keuntungan hanya untuk kedua belah pihak

Tidak boleh mengikut sertakan orang yang tidak terlibat dalam usaha dengan prosentase tertentu. Apabila ada orang lain yang dipekerjakan maka diperbolehkan untuk memasukkan bagian orang tersebut dalam prosentase keuntungan.

Kapankah pembagian keuntungan dianggap benar?

Keuntungan didapatkan apabila seluruh modal investor telah kembali 100%.
Ujian terberat dalam hal ini adalah kejujuran ,Oleh karena itu, Al-Mudharabah memiliki resiko menanggung kerugian untuk kedua belah pihak.

contoh, di akhir pembagian hasil, pengusaha hanya bisa menghasilkan 70% modal, maka 70% tersebut harus diserahkan seluruhnya kepada investor dan pengusaha tidak mendapatkan apa-apa.

Apakah boleh pengusaha mengambil jatah perbulan dari usahanya?

Apabila hal tersebut masuk ke dalam perhitungan biaya operasional untuk usaha, maka hal tersebut tidak mengapa.
contoh: uang makan siang ketika bekerja, uang transportasi usaha, uang pulsa telepon untuk komunikasi usaha

Sebelum modal kembali dan belum mendapatkan keuntungan maka usaha tersebut beresiko rugi. Oleh karena itu, pengusaha tidak diperkenankan mengambil keuntungan karena pengusaha dan investor tidak mengetahui apakah usahanya nanti akan untung ataukah rugi.

Bagaimana solusinya agar pengusaha yang tidak memiliki pekerjaan sampingan selain usaha tersebut bisa mendapatkan uang untuk hidupnya?

Apabila pengusaha berhutang kepada simpanan usaha tersebut sebesar Rp 1 juta/bulan dan hal tersebut disetujui oleh investor, maka hal tersebut diperkenankan.
Hutang tersebut harus dibayar atau bisa bayar dari hasil keuntungan nantinya.

Apabila pengusaha berhutang Rp 1 juta ternyata pembagian keuntungannya dia mendapatkan Rp 2 juta, maka uang tersebut langsung dipergunakan untuk membayar hutangnyaDan pengusaha berhak mendapatkan sisanya.

Tetapi, jika tenyata pembagian keuntungannya hanya Rp 500ribu berarti hutang pengusaha belum terbayar seluruhnya. Pengusaha masih berhutang Rp 500ribu kepada investor.

Al-Mudharabah keuntungan  dari prosentase keuntungan bersih bukan dari modal.

Biasanya perusahan yang menerbitkan saham, keuntungan usaha didapatkan dari modal yang dikeluarkan, dan yang diinvestasikan bisa dipastikan tidak ada resiko kerugian, maka jelas ini adalah riba.

Selanjutnya
SOHU ( Sakti cOrporation in Heart of Universal )













  1. Kunci sukses berwirausaha menurut nabi muhammad saw

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

});